Wisata Dieng

Wisata Dieng terkenal sebagai tempat bersemayamnya para dewa karna dieng merupakan sang negeri kahyangan. Secara Geografis Wisata Dieng terletak di provinsi Jawa Tengah di dua kabupaten, Wonosobo dan Banjarnegara. Kekayaan alam yang begitu indah membuat Wisata  Dieng tercium sampai ke berbagai belahan dunia. Tidak hanya kekayaan alam yang melimpah dan indah, sejarah dan kebudayaan pun akan kita dapatkan ketika berkunjung ke Wisata Dieng.

Wisata Dieng berada di ketinggian 2093 m di atas permukaan laut sehingga angin sejuk pegunungan selalu menghampiri di setiap hembusan nafas para pengunjung. Keheningan, kedamaian, keindahan akan kita dapatkan saat menginjakkan kaki di negeri kahyangan. Hawa dingin yang terlalu ekstrim akan kita rasakan saat beranjak di bulan Agustus di musim kemarau. Suhu Dieng mencapai minus 4 derajat celcius padang embun es terhampar luas di permukaan rerumputan hijaupun terbentuk. Dieng pun terlihat amat eksotis saat kemarau tiba.

Kekayaan alam yang melimpah telah merangkul jutaan pengunjung untuk tidak segan menghampiri Wisata  Dieng dan membuat siapa saja tercengang kagum dan menggugah kerinduan untuk kembali menikmati udara dingin Dieng.

Mengejar Wisata  Sikunir “Golden Sunrise” merupakan ajang yang paling di buru oleh para wisatawan saat ini. Membuka mata pukul 4 dini hari untuk menakhlukkan tanjakan yang menikung di bukit sikunir menjadi sensasi tersendiri dalam perjalanan wisata anda ke Dieng. Jalanan yang agak curam dan hanya di terangi lampu senter terlihat ranting-ranting di bawah gemerlapnya bintang di malam hari ikut menemani perjalanan anda mengintip indahnya matahari terbit bukit sikunir. Lelahpun hilang begitu saja saat kaki menginjakkan puncak sikunir. Sungguh keindahan alam yang luar biasa yang hanya akan di dapat saat kira berwisata ke Dieng. Awan putih terhampar indah membentuk gulungan ombak di atas langit. Inilah kenapa Dieng sering di juluki sebagai  negeri di atas awan. Keindahan matahari terbit dengan cahaya keemasanpun muncul membuka dunia saat jarum jam menunjukkan angka 5.45. Cakrawala begitu indahnya saat hamparan langit biru menyebar di semua penjuru Dieng, terlihat indah awan putih melayang layang di peraduannya dengan di pagari perbukitan yang berbaris indah.

Terlihat limpahan air yang terbentuk begitu indah saat menuruni bukit sikunir setelah menikmati indahnya Golden Sunrise Dieng. Telaga cebong terletak tepat di bawah bukit sikunir sehingga akan terlihat begitu apiknya saat siang hari di bawah cakrawala biru. Perahu-perahu kecil siap menanti mengantarkan kita untuk menikmati indahnya telaga cebong di balik Golden Sikunir Sunrise Dieng. Airnya yang jernih dan terlihat kehidupan di dalamnya, menggugah para wisatawan untuk mencoba bermain-main kail dan umpannya. Sungguh menjadi ajang yang sangat menarik ketika kita berkunjung ke Dieng.

Bentang alam yang eksotik akan disuguhkan saat kita menikmati indahnya Wisata  Telaga Warna Dieng. Hamparan air cantik yang di pagari dengan pepohonan yang rindang menghijau membuat keindahan Telaga Warna tiada duanya. Matahari yang bersinar sempurna di antara langit biru akan memantulkan cahayanya di permukaan air telaga warna sehingga mampu membuat gradasi warna yang teramat sempurna. Perpaduan warna hijau, biru, kuning, coklat dan silver menyatu padu sehingga tercipta warna yang apik di Telaga Warna Dieng. Tidak jauh dari Telaga Warna terlihat begitu anggunnya Telaga Pengilon terbentang di antara rawa-rawa dan rerumputan. Airnya begitu jernih mengundang kita untuk bercermin dan membasuh muka di Telaga Pengilon. Diantara Telaga Warna dan Telaga Pengilon terselip pulau suci sebagai tempat bermeditasi. Goa-goa alampun terbentuk saat peradapan tua itu dimulai. Goa Semar, Goa Sumur, Goa Jaran dan Goa pengantin merupakan salah satu tempat sakral yang masih berdiri kokoh di ranah Dieng dengan sejuta Kemisteriusannya.

Bentang alam yang elok pun akan kita rasakan ketika mengunjungi Wisata Kawah Sikidang Dieng. Hamparan sulfur putih yang berundak-undak dihiasai sulfatara gemerlap memamerkan bintik-bintik cahayanga bak permata. Bau sulfurpun mulai tak dihiraukan saat kita menuju ke kawah utama sikidang karena sudah terpesona dengan indahnya perbukitan yang memagari Wisata Kawah Sikidang. Bentukan alam yang unik ini beda dengan kawah-kawah yang lain. Namanya yang unik mampu membuat para pengunjung bertanya-tanya. Kawah utama Sikidang ini sering berpindah-pindah dari tempat satu ke tempat yang lainnya seperti cara jalan Kijang yang selalu melompat-lompat.

Tidak kalah dengan keindahan alamnya peninggalan sejarahpun mampu menjaring para wisatawan menguak lebih dalam. Di tengah peninggalan peradapan Hindu tertua di jawa masih tertinggal bukti sejarah dan budaya. Kokoh berdirinya kumpulan candi di Dieng sebagai bukti nyata peninggalan sejarah masa lampau. Komplek Wisata Candi Arjuna Dieng mampu memberikan kedamaian saat pengunjung tiba. Hamparan rerumputan yang menghijau di kelilingi barisan pucuk cemara dan perbukitan ikut menemani perjalanan kita saat berada di komplek Candi Arjuna. Informasi lebih juga akan kita resapi saat menginjakkan kaki di museum Kaliase. Arca-arca dan batu kuna reruntuhan candi dan peninggalan sejarah Dieng masih tertata rapi dan lestari di Wisata Museum Kailasa.

Ketika lelah menghampiri kita akan disuguhi film dokumenter tentang Dieng di Dieng Plateau Theater. Durasi pemutaran film yang tidak terlalu lama yaitu sekitar 23 menit membuat para wisatawan bersemangat untuk menontonnya. Pemandangan yang tidak terkalahkan juga akan kita nikmati saat berada di area Dieng Plateau Theater. Perbukitan yang begitu indah dengan puncak-puncak batu karang gunung dan hembusan angin sepoi, rasa ingin singgah lebih lamapun menjalar di benak para wisatawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>